“Seribu kata tidak akan meninggalkan kesan mendalam seperti halnya satu perbuatan,” demikian ungkapan Hendrik Ibsen (1828-1906), Dramawan Norwegia. Kesan merupakan kesimpulan kualitatif atas sesuatu atau seseorang setelah mengalami perjumpaan atau suatu pengalaman. Kesan menjadi mendalam bila sesuatu atau seseorang telah masuk dalam pengalaman kita; artinya telah dialami menjadi peristiwa hidup kita. Kesan mendalam bersifat baik atau buruk tergantung pada peristiwa dan pengalaman yang telah terjadi dan proses pemaknaan atas pengalaman tersebut; dan persis, pengalaman itu sebagai rangkaian peristiwa ataupun rangkaian tindakan atau perbuatan. Dari tindakan yang dilakukan, kita dapat melihat intensi tindakan dan motivasi bertindak. Atas dasar itulah kedalaman dan keluasan kesan dari suatu tindakan akan menjadi pengalaman atau peristiwa yang berkesan; dan dapat menjadi kisah atau cerita dalam pilihan kata yang bermakna pula sebagai penjelasan atas bukti perbuatan; bukan sebaliknya. Jika yang terjadi sebaliknya, awaslah terhadap pembualan, pembohongan, penipuan, bujuk rayu manis dan sejenisnya. Kata-kata akan memiliki kesan mendalam jika kata-kata itu disari dari kebijaksanaan atas perbuatan-perbuatan yang mengesan pula. Mari meninggalkan kesan mendalam melalui tindakan-tindakan bermakna; dan menyarinya dalam kata-kata mutiara yang berkesan.

Kunjungi juga:

Beranda SMP Presiden ( Boarding School )

Profile SMP Presiden ( Boarding School )

Salam Inspiratif
Koko Miko
Guru Pendidikan Mastery Holistic Integrative/ MT. Excellency Educator

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

©2022 SMP President (Boarding School) -  Sekolah Model Terakreditasi A                                                                                                       Developed by DbAse StudioTM

Log in with your credentials

Forgot your details?